Tuesday, August 9, 2016

Dusun Larangan Timur

Posted By: Vinfire - 9:30 AM

Share

& Comment

Dusun Larangan Timur

Dusun Larangan Timur adalah Dusun yang letaknya berada di wilayah paling timur Desa panyaksagan. Dusun Larangan Timur dihuni oleh penduduk yang berjumlah ± 598 jiwa, Dusun tersebut dipimpin oleh Kasun yang bernama Bapak Marwi dan Samuri. Pekerjaan sehari-hari dari Marwi adalah menjadi seorang petani. Bapak Marwi saat ini berusia ± 57 Tahun, beliau merupakan lulusan SMA yang dipilih menjadi KASUN sejak tahun 2006. Bagi bapak Marwi jabatan Kasun hanyalah sebuah formalitas saja karena jabatan kepala Dusun Manakajeh hanya sebuah jabatan tanpa tugas yang formal, hal tersebut dapat dilihat dari keadaan di Dusun Larangan Timur yang akan dijelaskan dengan penjabaran berikut ini:
      A.    Sosial Budaya
Keadaan sosial dan budaya yang ada di Dusun Larangan Timur terlihat hampir sama dengan dusun-dusun lainnya di Desa Panyaksagan dapat dilihat keadaan rumah-rumah warga, persawahan, dan sarana prasarana yanga ada didusun ini. Dusun Larangan Timur merupakan dusun yang rata-rata petaninya lebih banyak menanam Padi dan Memelihara Sapi. Didusun ini solidaritas pemudanya cukup bagus, kesadaran para pemuda desa didusun ini sudah terlihat karena adanya sebuah komunitas didusun ini yang menjadi wadah akan kegiatan dan aspirasi masyarakat desa. Komunitas tersebut bernama Rampak Community. Dengan adanya komunitas tersebut dapat dikatakan bahwa budaya persaudaraan didusun ini sudah melekat dan cukup berkembang.
Gambar 1.11
      A.    Pendidikan
Dalam hal pendidikan merupakan dusun yang paling memiliki instansi pendidikan terbanyak namun berlandaskan pendidikan islami. Di Dusun Larangan Timur, mayoritas masyarakat yang bisa dibilang berekonomi menengah kebawah sudah menyadari akan pentingnya sebuah pendidikan. Namun tetap saja prioritas utamanya adalah pendidikan islami, Di Dusun Larangan Timur ini terdapat Yayasan SiRajul Huda yang mendirikan beberapa lembaga Formal dan Non Formal, dimana Lemabaga Formalnya terdiri dari : Raudatul Athfal (RA atau setara TK), Madrasah Ibtidaiyah(MI atau Setara SD), Madrasah Tsanawiyah (Setara SMP), dan Madrasah Aliyah (Setara SMA), sedangkan Lembaga Non Formal terdiri dari : Madin Takmiliyah (Awwaliyah) dan Madin Takmiliyah (Wustho). Banyaknya lembaga pendidikan didusun ini merupakan lambing akan kesadaran masyaarakat didusun ini tentang betapa pentingnya sebuah pendidikan. Yang nantinya akan membawa masyarakat dusun ini menjadi masyarakat yang lebih maju dan berkembang.
Gambar 1.12

      A.    Ekonomi
1)      Mata Pencaharian
Mayoritas masyarakat Dusun Larangan Timur bermata pencaharian sebagai seorang petani dan memelihara sapi serta sebagian masyarakat mempunyai usaha membuka warung kelontong, lalu beberapa lainnya sudah ada yang berprofesi menjadi guru di Yayasan Sirajul Huda yang terletak didusun ini. Hal yang menjadi masalah di Dusun ini adalah hampir sama dengan dusun sebelumnya yaitu kurangnya air bersih dan kurangnya pemanfaatan SDA secara optimal. Terlihat dari hasil pertanian yang melimpah namun belum dikelola untuk dikembangkan agar menjadi sebuah produk yang memiliki nilai lebih dibandingkan dengan hanya dijual bahan mentahnya saja. Hal inilah yang menghambat pekerjaan para petani sehingga kebanyakan petani menganggur dimusim panasnya.
2)      Potensi Yang Dimiliki
Dusun Larangan Timur merupakan satu-satunya dusun yang memiliki Waduk untuk solusi kurangnya air bersih di desa panyaksagan. Waduk panyaksagan yang bernama “Embung Kramat” sebenarnya merupakan suatu hal yang bisa dijadikan sebagai potensi desa. Waduk tersebut jika dirawat dan dipelihara dapat dijadikan sebuah potensi desa dan jika di explore kemasyarakat diluar desa untuk dijadikan tempat wisata mungkin saja dapat menambah PAD desa Panyaksagan.
Gambar 1.13

      A.    Infrastruktur
Untuk menunjang seluruh kegiatan masyarakat, khususnya ekonomi, sosial budaya diperlukan insfrastruktur yang memadai. Jika melihat keadaan Dusun Larangan Timur dapat dilihat minimnya insfrastruktur yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang kehidupannya. Akses jalan didusun Larangan Timur ini sudah cukup bagus dibandingkan dengan dusun-dusun yang lainnya. Meskipun jalannya hanya bisa diakses oleh sepeda motor dan mobil namun satu arah akan tetapi dusun ini sepanjang jalannya sudah teraspal. Mengenai infrastruktur yang lain didusun ini sudah terdapat masjid, MCK disetiap rumah sudah mulai disadari namun belum terdapat Pos Ronda dan Posyandu akan tetapi dusun ini berdekatan dengan dusun Larangan Timur yang merupakan letak Posyandu dan bidan Desa di Desa panyaksagan.
Gambar 1.14
Solusi kongkrit yang perlu dilakukan adalah pembangunan insfrastruktur jalan Dusun dan fasilitas  umum lainnya sehingga hambatan dalam proses kegiatan ekonomi sosial masyarakat bisa berjalan dengan semestinya.

About Vinfire

Techism is an online Publication that complies Bizarre, Odd, Strange, Out of box facts about the stuff going around in the world which you may find hard to believe and understand. The Main Purpose of this site is to bring reality with a taste of entertainment

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2013 Panyaksagan™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Built with Blogger Templates.